Pulau Nias dikenal sebagai daerah
tujuan wisata. Berbagai potensi wisata tersebar di seluruh pulau Nias sebagian besar
terdapat di Nias bagian selatan yang
dikenal sekarang sebagai Kabupaten Nias Selatan. Akan tetapi potensi yang belum
diolah tetap sebagai potensi dan tidak menghasilkan sesuatu apapun bahkan yang
akan terjadi kehancuran secara bertahap.
Nias Selatan adalah wilayah yang diberi karunia berbagai kekayaan alam dan budaya serta sumber daya manusia. Karunia tersebut merupakan modal dasar pariwisata di Nias Selatan yang apabila dikelola secara berkelanjutan dapat menjadi modal pembangunan dan kesejahteraan masyarakatnya.
Rasa prihatin akan nilai-nilai
yang dikandung oleh pariwisata itu sendiri perlu dimengerti oleh masyarakat,
baik masyarakat lokal maupun masyarakat nasional dan internasional. Dari perkenalan
akan lahir rasa cinta yang berkembang menjadi kesungguhan untuk bekerja dan
memperkenalkan kepada yang lain untuk dimengerti dan dicintai. Pariwisata Nias
Selatan perlu dikenal dan dimengerti oleh yang lain agar mereka akan ikut
mengambil bagian dalam membangun sektor pariwisata tersebut.
Satu hal yang perlu ditekankan
bahwasektor pariwisata dan kebudayaan Nias Selatan sulit bahkan tidak
berkembang bila hanya masyarakat Nias Selatan yang membangunnya. Bila demikian halnya
maka titik balik yang akan terjadi yaitu tetap tinggal sebagaipotensi yang pada
dasarnya nilainya tetap terkurung di dalam dirinya sendiri. Suatu nilai yang
tidak dikenal orang maka sesungguhnya sesuatu itu tidak bernilai. Manusialah
yang memberi nilai sesuatu sehingga sesuatu itu tetap memiliki nilai.
Pada umumnya komoditas pertanian
daerah ini dijual dalam bentuk apa adanya, belum melalui proses pengolahan.
Para pekerja menggarap komoditas andalan secara tradisional. Pada saat panen,
hasil perkebunan dan perikanan dikirim ke Sibolga melalui jalur transportasi
laut. Adapun padi dimanfaatkan untuk konsumsi masyarakat setempat.
Masyarakat Nias
adalah masyarakat adat yang memiliki aturan-aturan yang ketat dalam sistem
kemasyarakatannya. Hubungannya dalam arsitektur adalah terciptanya
konsep-konsep keruangan yang mengacu pada sistem kemasyarakatan tersebut.
Sebagai suku bangsa tradisional tentu segala aspek tersebut tidak terlepas dari
pemahaman mereka akan alam sekitar di masa itu.
Dalam studi ini, Arsitektur Tradisional Nias Selatan dijadikan objek penelaahan dengan tujuan menggali nilai-nilai yang terkandung didalamnya, dikembangkan dan kemudian ditransformasikan; diharapkan dapat dijadikan acuan bagi penerapan perancangan bangunan-bangunan fungsi baru dalam hal ini Taman Budaya Nias Selatan.
Dalam studi ini, Arsitektur Tradisional Nias Selatan dijadikan objek penelaahan dengan tujuan menggali nilai-nilai yang terkandung didalamnya, dikembangkan dan kemudian ditransformasikan; diharapkan dapat dijadikan acuan bagi penerapan perancangan bangunan-bangunan fungsi baru dalam hal ini Taman Budaya Nias Selatan.
Dalam Rencana
Pengembangan Pariwisata di Propinsi Sumatera Utara, kawasan kecamatan Telukdalam kabupaten Nias Selatan mendapatkan prioritas sebagai kawasan yang akan
dikembangkan/berkembang. Untuk merealisasikan hal tersebut tentu saja
dibutuhkan segala sesuatu yang dapat mendukung baik fisik maupun non fisik yang
nantinya secara makro dapat memberikan sumbangan berarti bagi perkembangan
pembangunan kawasan tersebut.
Tag :
NIAS

0 Comments for "PULAU NIAS"